Selamat Pagi Semangat Pagi
Pengunjung dan Pembaca Setia FISIKA EKA Ku Suka yang
hebat
Salam Sehat.
Kebetulan hari Selasa posisi penulis sedang berada
di Tanjung Morawa. Sehingga Andini yang biasa diantar oleh Pramita dengan
mengendarai Honda Beat sampai Simpang Kayu Besar minta tolong antar penulis.
Terakhir penulis antar sampai ke Kampus USU dengan mengendarai Yamaha NMAX.
Karena masih terasa lelah karena perjalanan pulang kemarin dari Juhar –
Kacaribu – Tg Morawa maka rencana penulis akan diantar sampai Gang Madirsan
saja.
Rupanya tidak nampak angkutan Rahayu 120, maka
penulis teruskan antar sampai Amplas. Dan Tidak nampak juga Rahayu 120 tanpa
terasa sudah memasuki Simpang Mariendal dan Alhamdulillah nampak angkutan
Rahayu 120 maka segera penulis memberi tanda untuk berhenti dan muat 1 orang,
Mobil angkutan Rahayu menepi dan berhenti, selanjutnya Andni turun dari Nmax
dan pamitan menuju Rahayu 120.
Andini Maretia merupakan Mahasiswa Jurusan Ilmu Gizi
Fakultas Kesehatan Masyarakat USU angkatan 2025 yang lulus melalui jalur SNBT
UTBK. Saat memasuki semester genap dan baru saja melalui Ujian Tengah Semester
Genap. Dalam beberapa bulan lagi sudah siap-siap juga untuk membayar UKT yahun
ke 2 (Tingkat 2) sebesar Rp 9.000.000,- per semesternya. Biasanya bersamaan
dengan memasuki tahun ajaran baru.
Berdasarkan searching Google,
Jurusan Gizi di USU (Universitas Sumatera Utara)
adalah program studi Sarjana Gizi ( S1 Gizi) yang fokus pada ilmu gizi dan pola
makan sehat, serta hubungan antara pola makan dan gaya hidup.Program ini
bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang gizi untuk
eningkatkan kesehatan masyarakat, dan memiliki prosfek karir yang luas, seperti
konsultan gizi, peneliti dan lain-lain.
Detail tentang Program Studi Gizi USU:
-Fokus : Ilmu gizi dan pola makan sehat, serta
hubungan anatara pola makan dan gaya hidup
-Tujuan : Memberikan pengetahuan dan keterampilan
dalam bidang gizi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat
-Prosfek Karir :Konsultan gizi, peneliti dan
lain-lain
-Gelar : Sarjana Gizi (S.Gz)
-Lokasi : Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) USU.
-Beban Belajar : 144 sks, diselesaikan dalam 8
semester ( paling lama 14 semester)
-Didirikan : Tahun 2021 ( dengan Surat Keputusan
Rektor USU)
-Visi : Menjadi Program Studi Sarjana (S1) Gizi yang
Unggul di Bidang Gizi Kesehatan di Daerah Tropis pada Tingkat Internasional.
-Peluang : Lulusan Gizi dapt berkarir di berbagai
bidang, seperti konsultan gizi, peneliti, dan lain-lain.
Selain Program Studi S1 Gizi, USU juga memiliki
Program Specialis Ilmu Gizi Klinik ( Fakultas Kedokteran) yang berfokus pada
gizi klinis dan dietika medis. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) USU juga
memiliki berbagai program studi lain yang relevan dengan gizi, seperti Gizi
Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan.
Sebagai Motivasi setelah lulus dari Jurusan Ilmu
Gizi banyak sekali profesi diantaranya:
1.Bekerja di Rumah Sakit
Prosfek pekerjaan yang pertama adalah menjadi staf
di beragai rumah sakit, di semua kota dan daerah. Setiap rumah sakit akan
membutuhkan beberapa lulusan ilmu gizi.Sebab di rumah sakit memiliki unit
Instalasi gizi yang akan mengatur menu-menu pasien.Tugas ahli gizi tidak hanya
tentang penyiapan menu makanan para pasien saja. Namun juga menyediakan menu
makanan dengan nutrisi seimbang dan bervariasi. Sekaligus menyiapkan menu
makanan yang aman untuk kondisi kesehatan yang dialami pasien.
2.Bekerja di Instansi Pemerintah
Lulusan dari ilmu gizi juga bisa bekerja di instansi
atau institusi milik pemerintah. Tentunya yang memiliki hubungan dengan Nutrisi
atau kandungan gizi dari bahan pangan. Salah satu contohnya adalah di BPOM (
Badan Pengawasan Obat dan Makanan ). Ahli Gizi yang bekerja di BPOM memiliki
tugas untuk mengecek dan mengehtahui bahan-bahan apa saja yang aman dikomsumsi
dan tidak.Selain itu bisa pula berkarir di BKP atau Badan Ketahanan Pangan,
yang juga memerlukan lulusan ilmu Gizi yang paham mengenai bahan makanan. Gaji
yang diterima di dua instansi pemerintah ini tentu dipastikan tinggi.
3.Berkarier di Industri Makanan dan Minuman
Seorang ahli Gizi dari Jurusan Ilmu Gizi juga bisa
berkarier di berbagai industri bahan makanan dan minuman. Sebab memiliki tugas
sebagai Quality Control untuk memastikan keamanan dari makanan dan minuman yang
diproduksi.Tugas paling familiar dari ahli Gizi di Industri makanan dan Minuman
adalah mengecek nutrition fact. Dimana tabel mengenai Nutrition fact ini akan
dicantumkan dalam kemasan makanan dan minuman di pasaran.
4.Menjadi Konsultan Gizi
Peluang karier juga datang dari klinik kesehatan dan
juga pusat kebugaran yang jumlahnya terus meningkat. Industri ini memerlukan
ahli gizi untuk membantu para member mendapatkan konsultan gizi profesional dan
berpengalaman. Sebab mereka akan memastikan setiap member di klinik dan pusat
kebugaran mendapatkan informasi pentng terkait asupan gizi.Baik untuk Diet
menurunkan berat badan, menurunkan koresterol, membentuk massa otot dan tujuan
lainnya.
5.Bekerja di Lembaga Kesehatan Masyarakat
Opsional berikutnya adalah bekerja di Lembaga
Kesehatan Masyarakat, dan salah satu contohnya adalah PUSKESMAS ( Pusat
Kesehatan Masyarakat). Puskesmas di semua daerah membutuhkan ahli Gizi. Supaya
memberi dampingan pada pasien yang berobat untuk paham bagaimana memperbaiki
asupan gizi harian yang menunjang proses penyembhan. Jumlah Puskesmas yang
belum memiliki ahli Gizi sangat banyak, sehingga permintaannya cukup tinggi.
6.Bekerja di Restoran dan Hotel
Setelah lulus dari Jurusan Ilmu Gizi kamu juga bisa
bekerja di restoran, rumah makan, sampai di perhotelan.Tugas utama yang
dimiliki adalah mengatur menu makanan, menjaga makanan tetap sehat, enak dan
awet.
7.Menjadi Dosen
Lulusan dari jurusan Ilnu Gizi juga bisa menekuni
profesi akademik, yakni dengan menjadi dosen. Namun untuk menjadi dosen minimal
harus S2 dan umumnya diwajibkan memiliki IPK yang tinggi, paling tidak 3,50.
8.Menjadi Pengusaha di Bidang Kuliner
Selain bekerja untuk orang lain, lulusan Ilmu Gizi
juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang dengan menjadi
pengusaha. Yakni pengusaha dibidang kuliner baik itu restoran, katering, pabrik
makanan dan minuman, dan lain sebagainya.
Sumber
:
TG Morawa, 14 April 2026
AET













0 komentar:
Posting Komentar