PRAKARYA PRAMITA MEMBUAT KERANJANG SAMPAH DARI BOTOL AQUA BEKAS - FISIKA EKA Ku Suka

Minggu, 09 Agustus 2026

PRAKARYA PRAMITA MEMBUAT KERANJANG SAMPAH DARI BOTOL AQUA BEKAS




Selamat Pagi Semangat Pagi

Pengunjung dan Pembaca Setia FISIKA EKA Ku Suka yang hebat

Salam Sehat,

Mulai hari Jumat, 7 Agustus 2029 terlihat kesibukan Pramita untuk menyelesaikan Prakarya yang merupakan TUGAS dari sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Morawa. Sebelumnya, beberapa botol aqua bekas sudah dikumpulkannya. Rupanya botol-botol tersebut akan diolah menjadi Prakarya dengan motif keranjang sampah.

Semua botol sudah dicat rapi dengan warna pink dan merah. Kelmpoknya sudah berusaha untuk membuat bulatan keranjang sampah tersebut. Akan tetapi belum berhasil. Dan menghubungi Mom agar menyampaikan kepada penulis untuk menyelesaikan bulatan tersebut. Akhirnya semua botol-botol tersebut di bawa ke rumah Gang Sumber.

Penulis menjelaskan tips untuk membuat bulatan tersebut dengan memperlihatkan contoh beberapa botol aqua yang sudah pernah buat di Perumahan Green City Residence7 Blok B15 Kacaribu.Diperlukan kawat khusus yang sedikit agak keras dan yang penulis pakai adalah kawat tembaga Telkom.

Akhirnya penulis menuju ke rumah Nenek Karo untuk melihat apakah masih ada kawat tembaga tersebut. Selanjutnya untuk pengikat anatara botol-botol adalah kawat kecil yang halus.Kawat beton namanya. Dan beberapa perkakas yang diperlukan seperti :

-Tang

-Catut

Itu belum besi atau kawat untuk melubangi bagian bawah botol aqua. Kalau di Kacaribu ada kawat khusus untuk melubangi botol aqua yang dipanaskan pada kompor sewaktu memasak air panas.

Kompor minyak segera di angkat Pramita untuk memanaskan kawat yang sudah penulis buatkan special.Lalu satu persatu botol aqua yang sudah dicat dilubangi sebanyak 18 botol. Penulis mencetak lingkaran kawat untuk bagian atas. Bakal ada 3 tingkatan untuk membuat keranjang sampah tersebut.

Selesai melubangi 18 botol aqua penulis mengarahkan untuk trik menyatukan 18 botol tersebut. Suapaya ada pengalamannya merakit keranjang sampah dari botol aqua bekas. Proses selanjutnya mengikat satu per satu botol aqua tersebut sehingga makin kuat dan kokoh.

Baru 1 lingkaran yang berhasil dibuat oleh Pramita dan lanjutannya akan disambung pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026 dengan melibatkan teman-teman 1 kelompoknya. Ada 5 siswa per kelompok.

Sabtu pagi penulis melanjutkan prosesi pembuatan lingkaran yang ke 2 dan ke 3. Selesai segera penulis dokumentasikan agar sudah terlihat gambaran keranjang sampah dari botol aqua bekas. Masih ada kekuarangan dengan kawat halus untuk mengikat botol demi botol.

Sambil menuju ke rumah penulis, beberapa teman sekelompok Pramita singgah di Toko atau Panglong untuk membeli Kawat halus dan anak lem tembak.

 

TG Morawa, 9 Agustus 2026

AET








0 komentar: